4 Tips Pengajuan KTA untuk Memulai Ternak Lele di Kolam Terpal 3 M

Bisnis ternak ikan lele menjadi salah satu prospek bisnis yang menjanjikan tiap tahun. Modal yang dikeluarkan juga tidak terlalu banyak. Kalau Anda kekurangan modal awal, pengajuan KTA Tunaiku menjadi solusi yang perlu dicoba. Asalkan serius dalam berwirausaha, pasti semuanya mudah. Beginilah tips pengajuan KTA untuk memulai ternak lele.

Contoh Kolam Terpal Lele
Contoh Kolam Terpal Lele

1. Ketahui Dulu Biaya Awal Pembibitan Lele

Sebelum mengajukan KTA, lakukan tips ini lebih dulu. Ada banyak simulasi bisnis lele untuk awal-awal. Tetapi pakai simulasi untuk kolam terpal dengan diameter 3 meter saja. Biar lebih irit biaya. Untuk biaya pembuatan 1 kolam dengan diameter 3 meter, cukup dengan harga 2 juta Rupiah. Tingginya usahakan minimal 1 meter biar bisa menampung 5.000 ekor ikan.

Kenapa kolam terpal dan bukan kolam beton? Soalnya lebih murah. Untuk bibit lele 5.000 ekor itu sekitar 500.000. Sementara untuk pakannya per bulan bisa menghabiskan biaya 3,8 juta. Kalau ingin menggunakan pengobatan, tambahkan anggaran biaya 200.000 Rupiah. Jadi totalnya sekitar 4.500.000 Rupiah.

2. Ketahui Pemilihan Lokasi Kolam Lele

Pembuatan kolam lele itu sebetulnya cukup mudah, sebab sifat lele itu bisa hidup meskipun di air keruh atau tergenang sekalipun. Berbeda dengan ikan gurami yang membutuhkan pergantian air secara rutin. Namun soal pengairan juga perlu diperhatikan. Kolam lele yang tidak terlalu keruh bisa membuat lele bisa tumbuh lebih pesat.

Untuk memilih lokasi lele, sebaiknya hindari kontak dengan limbah masyarakat. Biasanya kolam yang dibikin di tengah-tengah masyarakat akan merugikan kesehatan lele itu sendiri. Terlebih lagi kalau pengairannya dari saluran air buangan. Carilah lokasi yang dekat dengan sumber air, misalnya sungai, irigasi, dan lain-lain.

3. Mulai Mengajukan KTA Tunaiku

Setelah modal awal diketahui, saatnya memulai kerja sama dengan KTA Tunaiku. Perlu diketahui, Tunaiku itu sangat welcome dengan peminjam yang mengajukan KTA sebagai modal usaha. Kenapa? Soalnya kemungkinan bayar cicilan per bulan lebih memungkinkan daripada yang pinjam untuk jalan-jalan.

Untuk memulai pengajuan, unduh dulu aplikasi Tunaiku yang ada di Google Play Store. Setelah terpasang, isikan data akun Anda secara lengkap. Termasuk nama KTP, foto KTP, pekerjaan, alamat, total pinjaman, tenor, dan lain-lain. Setelah itu, kirimkan permohonan begitu selesai merinci informasi penting dan total pinjaman.

Dalam waktu kurang dari 24 jam Anda akan menerima konfirmasi dari Tunaiku. Dalam waktu dekat pula Anda akan menerima surat perjanjian kontrak lewat kurir yang dikirim dari kantor Tunaiku. Lalu Anda akan diminta menandatangani surat di atas materai tersebut sebagai bukti keterikatan kedua belah pihak. Nanti dana langsung cair.

4. Analisis Keuntungan Bisnis Ternak Ikan Lele Modal 4,5 Juta

Analisis ini bersifat prakiraan saja. Pada tahun 2017 yang lalu, harga lele per kilogramnya bisa mencapai 17.000. Namun dengan catatan bahwa penjualan tidak lewat tengkulak. Soalnya kalau Anda memakai jasa tengkulak, harganya bisa turun drastis sampai 11.000 per kilogramnya.

Berat rata-rata untuk 5.000 ikan per 2,5 masa panen adalah 500 kilogram. Bahkan bisa lebih. Berarti dalam waktu 2,5 bulan Anda akan mendapatkan penghasilan sebesar 8,5 juta Rupiah dihitung dari berat keseluruhan ikan dikali harga jual per kilogram. Maka, keuntungannya bersihnya sekitar 4 juta Rupiah dihitung dari profit dikurangi modal awal.

Cukup menggiurkan, bukan? Bisnis ternak lele memang sangat menjanjikan untuk waktu-waktu ke depan. Target pasarnya juga sangat luas, mengingat warung maupun restoran pasti akan menyetok ulang untuk bisnis mereka. Pastikan tenor saat pengajuan KTA Tunaiku 20 bulan saja. Biar biaya cicilannya lebih murah dan profit bisa dipakai untuk berbisnis lagi.

Dapatkan Artikel Terbaru Melalui Email

0 Response to "4 Tips Pengajuan KTA untuk Memulai Ternak Lele di Kolam Terpal 3 M"

Post a Comment

IBX584BE24776495