7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Regulasi Produksi Alat Elektronik Hemat Daya

Produksi Alat Elektronik Hemat Daya

Dengan sedemikian besarnya konsumsi energi yang di pakai oleh masyarakat, serta besarnya subsidi energi dari negara, maka diperlukan berbagai solusi yang dapat di lakukan secara jangka pendek, namun mempunyai manfaat jangka panjang dari penerapannya agar suatu saat masalah konsumsi energi listrik ini tidak menjadi masalah kompleks, seperti yang terjadi pada BBM bersubsidi atau premium.

Pada saat ini sosialisasi terhadap masyarakat tentang pentingnya penghematan energi dan pembuatan aturan regulasi yang baru oleh pemerintah terhadap produsen barang atau alat elektronik, tentang kewajiban bagi tiap produsen alat elektronik yang menjadikan segemen pasar wilayah Indonesia sebagai konsumen.

Dimana produsen diwajibkan hanya boleh memasarkan produk elektronik yang memiliki teknologi hemat daya serta terstempel hemat energi dianggap salah satu solusi yang relevan yang dapat diterapkan pada saat ini. Perbuatan aturan regulasi ini secara tidak langsung akan mengurangi jumlah konsumsi energi listrik negara secara signifikan apabila diterapkan dengan baik.

Bayangkan apabila kita memakai berbagai barang elektronik hemat energi mulai dari lampu, kipas, TV, kulkas, komputer, pompa air hingga mesin cuci paling tidak kita akan berhemat setengah konsumsi energi listrik dari tiap rumah. Dimana apabila hal ini saja dilakukan oleh seperempat penduduk Indonesia paling tidak kita akan mengurangi 12,5% konsumsi energi listrik yang ada.

Tetapi untuk melakukan hal itu diperlukan alat listrik hemat energi yang salah satunya dikeluarkan oleh Sewatama, disamping itu diperlukan juga dukungan pemerintah sebagai pengatur regulasi. Dimana pembatasan maksimal daya listrik tiap barang elektronik perlu dilakukan dengan membuat undang-undang yang mengatur tetntang produksi alat elektronik yang mana wajib membuat spesifikasi hemat daya dalam pemakaian energi listrik, dengan penjelasan yang lebih mendetail seputar batasan daya tiap produk elektronik yang harus ditaati produsen ketika memproduksinya, yang mungkin dapat di mulai dari pangsa barang elektronik impor yang ingin masuk ke dalam negeri yang jumlahnya mendominasi penjualan pangsa pasar alat-alat elektronik di Indonesia.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗶𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹.𝗶𝗱 atau di No Telepon/WA 𝟬𝟴𝟮𝟭𝟱𝟰𝟮𝟵𝟱𝟱𝟱𝟳 untuk detail informasi layanan jasa lainnya.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

: