7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Yuk Ketahui Jenis-Jenis Sepeda Gunung Berikut

Sepeda gunung sering disebut secara awam dengan nama Mountain Bike MTB. Sepeda MTB memiliki banyak jenis yang disesuaikan dengan medan yang dilaluinya saat berkendara di gunung. Perbedaan fungsi tentunya memiliki perbedaan dalam penggunaanya. Berikut akan dijelaskan mengenai jenis sepeda gunung MTB yang  perlu kamu ketahui!

1. Sepeda Gunung MTB XC (Cross Country)


Jenis Sepeda Gunung MTB XC (Cross Country)

Sebagian besar dari sepeda jenis ini didesain dengan frame hardtail meski desain full suspension juga ada. Sepeda ini didesain untuk melaju track offroad secara ringan. Meskipun dapat memungkinkan digunakan untuk track offroad secara ekstrim, namun akan menyebabkan sepeda mudah rusak karena digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Kemungkinan terburuknya jika digunakan untuk  track ekstrim, frame sepeda bisa patah dan dapat membahayakan pengendara. Sebagian besar sepeda gunung XC menerapkan 100 mm travel pada suspensi bagian depan.

2. Sepeda Gunung MTB Trail


Jenis Sepeda Gunung MTB Trail

Memiliki  desain body yang hampir mirip dengan sepeda gunung MTB XC. Perbedaanya yaitu, sepeda ini dikhususkan untuk perjalanan dengan medan terjal dan lebih berat. Biasanya sepeda ini dipakai untuk beberapa variasi track jika dibandingkan dengan sepeda MTB XC.

Rata-rata  sepeda jenis ini dirancang menggunakan full suspension . Namun juga beberapa menggunakan desain frame hardtail. Sebagian besar, sepeda jenis ini mempunyai travel dengan kisaran 120 mm hingga  140 mm pada suspensi bagian depan.

3. Sepeda Gunung MTB AM (All Mountain)


Jenis Sepeda Gunung  MTB AM (All Mountain)

Sesuai dengan jenisnya yaitu MTB AM All Mountain,  sepeda gunung ini diperuntukkan untuk segala macam rintangan di pegunungan. Baik medan berupa turunan untuk offroad, atau tanjakan, dapat menggunakan sepeda jenis satu ini.

Sepeda yang didesain dengan menerapkan full suspension yang dikhususkan untuk  bagian konstruksinya. Sisi lain pada bagian suspension atau fork ini menggunakan ukuran 140 mm hingga 160 mm. ukuran fork ini mampu mengatasi masalah jalanan yang berbatu.

4. Sepeda Gunung MTB Enduro


Jenis Sepeda Gunung MTB Enduro

Sepeda gunung ini didesain untuk kegiatan track offroad skala menengah. Sepeda ini masuk kedalam kategori jenis sepeda gunung yang mempunyai frame suspension full. Beberapa pesepeda mengatakan sepeda ini memiliki bobot lebih ringan daripada sepeda downhill. Desain ringan dari sepeda inilah yang membuat sepeda melaju dengan kencang.

Desain ini tak cocok  bila digunakan untuk mendaki ketinggian gunung. Performa saat menaiki  ketinggian gunung masih lebih nyaman sepeda downhill. Hal ini dikarenakan sepeda MTB Enduro masih menggunakan suspension travel berkisar  150 mm hingga 160 mm.

5. Sepeda Gunung  Downhill


Jenis Sepeda Gunung  Downhill

Sesuai  dengan jenisnya “downhill” memiliki maksud sepeda ini  digunakan saat menuruni gunung. Sepeda yang  dikhususkan untuk melewati turunan dengan berbagai rintangan di depan yang siap menghadang. Desain sepeda ini  dibuat kokoh  dan stabil karena saat melaju di turunan, akan melaju dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, desain tersebut juga membantu meredamkan sepeda saat terjadi benturan dengan benda keras. Kerangka dari sepeda ini berukuran besar dengan suspension yang memiliki travel ukuran besar juga mencapai 200 mm. Desain canggih ini memungkinkan sepeda dapat melompat dari ketinggian minimal 2 meter.

6. Sepeda Gunung Hybrid


Jenis Sepeda Gunung Hybrid

Jenis sepeda satu ini merupakan kombinasi  dari sepeda road bike  dan MTB (mountain bike). Keunggulan dari sepeda ini mampu melaju  dengan kencang di  jalanan aspal daripada sepeda MTB pada umumnya. Selain itu, sepeda ini  juga nyaman dikendarai, dan mempunyai karakter yang  kuat. Letak perbedaan dengan sepeda road bike pada ban, crank triple, dan rim.

Groupset yang  dimiliki  sepeda ini mirip dengan sepeda MTB. Desain ban  700Cx38C dilengkapi  rim v-brake dan crank triple 28/38/48 ini membuat sepeda melaju  kencang dan nyaman saat berkendara di jalanan aspal. Sepeda yang  cocok digunakan untuk kamu yang termasuk all rounder.

7. Sepeda Fat Bike


Jenis Sepeda Fat Bike

Meski bernama fat bike,sepeda satu ini bukan berarti dikhususkan untuk orang yang gemuk. Fat bike adalah satu satu inovasi dari sepeda MTB yang pertama kali muncul di Alaska, Amerika Utara. Desain ban sekitar 3.8 in dan rim 2.16 in atau dapat lebih luas. Desain ini untuk berkendara di jalanan dengan medan rendah, lembut, tidak stabil seperti pasir, salju, lumpur.

Itulah ketujuh jenis sepeda gunung yang perlu kamu ketahui. Meskipun sama-sama termasuk sepeda gunung, namun masih dibagi atas beberapa jenis lagi. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan rintangan yang akan dilaluinya.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗶𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹.𝗶𝗱 atau di No Telepon/WA 𝟬𝟴𝟮𝟭𝟱𝟰𝟮𝟵𝟱𝟱𝟱𝟳 untuk detail informasi layanan jasa lainnya.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

: